
Jadi yang dimaksut kehidupan berkeluarga adalah suatu jejang
kehidupan seseorang untuk berpasangan dengan lawan jenisnya yang di ikat dengan
ikatan pernikahan, karena pasangan tersebut merasa sudah saatnya dan sudah
dewasa umurnya maupun dewasa sudah mandiri.
Dalam mempersiapkan diri dalam memasuki jenjang kehidupan
baru yaitu terikatnya dua insane manusia melalui pernikahan dan menjadi sebuah
keluarga, maka hendaknya memperhatikan hal hal berikut.
1,UMUR
Anjurang pemerintah usia ideal dalam perkawinan adalah
perempuan 22 tahun dan laki laki 25 tahun, hal ini supaya pasangan dalam
keluarga tersebut benar benar mantap atau matang. Dalam menghadapi segala
persoalan tidak emosional tetapi saling dapat mengendalikan diri atas dasar
saling kasih mengasihi.
Tetapi bila suatu pasangan keluarga masih terlalu muda
beberapa kerugianya di antaranya yaitu bubarnya suatu pasangan di tengah jalan,
karena wajar bila pasangan usia terlalu muda terlalu emosional dalam menghadapi
segala persoalan, untuk itu umur merupakan faktor yang harus di pertimbangkan sebelum mengambil
keputusan untuk memasuki jenjang pernikahan.
2.LAPANGAN PEKERJAAN (PENGHASILAN)
Adalah paham yang keliru suatu pasangan sebelum memasuki
jenjang pernikahan tidak mempertimbangkan suatu penghasilan atau lapangan
pekerjaan yang dapat di andalkan setelah mengarungi samudra kehidupan yang baru
nanti. Tidak jarang suatu keluarga gagal di tengah jalan karena minimnya
penghasilan dengan pekerjaan yang tidak menentu, sehingga suatu keluarga(yang
belum matang) sering cekcok dan bukan
kebahagiaan seperti yang di idamkan yang di peroleh, melainkan banyak yang
mengatakan seperti neraka.
Untuk itu sebelum memasuki jenjang pernikahan hendaknya
suatu pasangan sebagai calon bapak dan ibu harus memang benar benar mempunyai bekal
kehidupan, demi kebahagiaan dan kesejahtraan di kemudian hari.
3.AGAMA
Agama merupakan hak yang paling asasi dan sangan di junjung
tinggi di Indonesia, pasangan yang belainan agama adalah tidak melanggar undang
undang, tetapi walaupun demikian idealnya merupakan salah satu hal yang harus
menjadi pertimbangan. Karena pada keturunanya nanti akan mengalami kesulitan
dalam menentukan pilihan agama yang di anut, apalagi bila ayah dan ibunya tidak
ada yang mengalah, maka bukan tidak mungkin hal ini akan menjadi masalah di
kemudian hari.
Sebelum kepelaminan hendaknya sudah bersatu menjadi satu
pandangan, artinya bila tidak ada jalan lain maka salah satu pasangan tersebut
harus mengalah mengikuti agama suaminya atau suaminya mengikuti istrinya, demi
cinta dan kasih sayang serta kehormatan keluarga di kemudian nanti.
4.PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan alternatif yang harus di pertimbangkan,
karena ketidakseimbanganya tingkat pendidikan antara suami dan istri akan dapat
menggangu keharmonisan keluarga. Tetapi bila dalam hal ini tidak ada pilihan
lain, maka yang berpendidikan yang lebih tinggi harus membimbing dan memomong
demi kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga. Sebaliknya bila tingkat
pendidikanya sama dan mempunyai kedudukanya yang sama (bila bekerja) harus
tetap saling menghormati, terutama pihak istri harus tetap menghormati kepada
suami. Lebih lebih bila sang istri berpendidikan dan posisi (bila bekerja)
maupun penghasilanya lebih tinggi dari suami, harus dapat menjaga diri jangan
sampai suami menjadi tersinggung dalam hal ini sehingga suami menjadi minder
atau rendah diri terhadap istrinya.
Hal ini bukan tidak mungkin dapat mengganggu keharmonisan
keluarga, lazimnya suami lebih tinggi pendidikanya dari pada istri akan lebih
baik dari pada sebalikanya.
5.PERSETUJUAN ORANGTUA
Orangtua kedua belah pihak harus menyetujui dan merestui
untuk melengkapi kebahagiaan dan kesejahtraan keluarga di kemudian hari,
walaupun tidak jarang perkawinan berjalan tanpa restu orangtua, tetapi idealnya
hal ini di hindari. Perlu menjadi pemikiran para orangtua tentang kemandirian
seorang anak dalam berpikir, bersikap dan pengambilan keputusan. Bila
kenyataanya seorang anak sudah cukup dewasa dan mandiri dalam banyak hal, maka
pertimbangan yang bijaksana adalah memberikan kebebasan kepada anak untuk
menentukan pilihan dambaan hatinya.
=SEKIAN DAN TERIMAKASIH=
Wah banyak juga yang dipertimbangkan yaa
ReplyDelete