Monday, November 23, 2015

Filled Under: , ,

BERANINYA HEBOH DI MEDIA SOSIAL



Kenapa anak terlalu berani berinteraksi
Di media sosial tapi menjadi pemalu saat
bertemu dengan saudaranya.

media sosial
Hal seperti ini kerap terjadi pada anak anak yang hobi bermain gadget, karena mereka lebih banyak menghadapi benda dan tidak terbiasa berkomunikasi dengan orang orang secara langsung. Beberapa anak yang sejak dini sering bermain game juga bisa tumbuh menjadi pribadi pendiam dan pemalu, tidak punya teman, bahkan beberapa bisa menjadi antisosial.

Padahal, sifat dasar anak bukan pemalu atau pendiam. Sifat dasar anak anak sebenarnya ingin banyak bicara, percaya diri, dan banyak inisiatif untuk bertanya mengenai hal hal yang belum mereka kuasai. Kebanyakan, anak berubah menjadi pendiam atau pemalu karena orang tua yang jarang berkomunikasi dengan mereka.

Tidak Adaptif
Indikasi yang di temua pada anak yang terlalu sering mengakses gadget, salah satunya adalah, prilaku anak yang tidak adaptif. Misalnya, anak menjadi pendiam, pemarah, bahkan beberapa bisa melukai teman atau bertindak kasar pada teman. Hal ini tentu membuat lingkungan pertemanan kurang kondusif.

Mulai Dari SMP
Sebaiknya anak anak lebihbanyak bermain secara tatap muka seperti main kejar kejaran, bola ,petak umpet, sepeda, atau permainan lain yang berkeringat. Ini akan membuat anak tumbuh berkembang secara maksimal pada organ fisiknya sehingga anak menjadi ceria, sehat, cerdas, dan lebih percaya diri. Bila tidak tepat gadget pada usia anak SD juga bisa membuat prestasi belajar anak menurun dan kurang berinteraksi sosial . Anak anak yang main gadget secara berlebihan biasanya akan selalu meras benar dan tidak memikiri rasa bersalah. Sering di temui, anak anak yang sering bermain gadget tidak menyadari kalau nilainya turun, temanya sedikit, dan kurang berinteraksi pada sesame.

Namun tentu,ada pula sisi positif dari gadget. Jika gadget di pakai anak anak usia SMP dengan pengawasan yang cukup. Gadget sebetulnya bisa meningkatkan pengetahuan siswa. Anak bisa belajat banyak hal dari gadget.

Melalui Telepon
Kemauan berbahasa anak akan berkembang secara bertahap dan tentunya ada bahasa bahasa yang kurang sesuai dengan perkembanganya yang di dapat dari media sosial. Anak anak seusia SD sebaiknya di kenakan fungsi ponsel sebagai alat menelepon saja.

anak bermain sosial media

Bisa pula di coba untuk membiasakan si kecil berkomunikasi dengan saudara sebayanya melalui sambungan telepon. Pasalnya, di banding berkomunikasi dengan aplikasi messenger, membiasakan berbincang lewat telepon bisa memancing kemauan verbalnya.

Alangkah baiknya anak anak usia ini tidak di berikan gadget secara berlebihan karena bisa menghambat perkembanganya di kemudian hari, selain bisa membuat prestasi belajarnya menurun. Misalnya, lama lama anaj bisa menjadi hobi bahkan kecanduan  bermain game, mengakses porno grafi, atau menerima kata kata yang kurang sesuai.

Pasalnya,berkomunikasi secara langsung akan membuat suasana lebih manusiawi. Anak anak lebih komunikatif, mampu mengungkapkan keinginan dan kebutuhan serta ada perbincangan di sertai ekspresi wajah.

Seorang anak yang terlatih berkomunikasi secara tepat akan memiliki emosi yang lebih matang. Ia akan lebih mampu mengungkapkan diri dan lebih cerdas karena perbendaharaan kata yang di miliki terus bertambah.

Secara spikologis, ini akan lebih sehat karena hubungan dengan orangtua, keluarga, dan teman. Akan lebih hangat dan akrap.






                                          =SEKIAN DAN TERIMAKASIH=




0 komentar:

Post a Comment

terima kasih telah berkunjung di blog ini,berkomentarlah dengan sopan.